Solusi Bordir

Daftar Isi

Embroidery with cones

Karakteristik dari Berbagai Jenis Benang Bordir
Benang Bordir Manakah yang Terbaik??
Memilih Backing dan Bisban (Facing) yang Tepat Untuk Setiap Pekerjaan Bordir?
Apa yang Harus Saya Lakukan dalam Memperkirakan Kebutuhan Benang Bordir??
Bagaimana Cara Saya untuk Memperkirakan Jumlah Tusukan Jarum??
Jenis-Jenis Jahitan Bordir
Daftar Periksa Bordir
Masalah-Masalah Umum pada Penjahitan Bordir; Penyebab yang Mungkin dan Solusinya
Rekomendasi Benang untuk Bordir


Setiap produk benang yang akan memberikan jahitan luar biasa pada mesin jahit adalah jenis Jahitan (Stitch) 301 dan 304, yang biasanya memberikan hasil yang bagus pada aplikasi bordir.

Ketika mengingnkan tampilan bordir yang berkilau, jenis benang yang paling banyak dipilih adalah:

  • Benang poliester trilobal filamen panjang
  • Benang katun mercerised

Ketika menginginkan tampilan bordir yang matt, benang untuk pakaian dapat digunakan

  • Benang wrapped poly core
  • Benang katun wrapped poly core


If apparel sewing threads are used for embroidery these need to be carefully tested to avoid garment issues. These threads are developed for industrial sewing machines where speeds can exceed 4,000 rpm. The quality and quantity of lubricant used in these sewing threads is different to that of embroidery threads and helps to minimise the friction and abrasiveness while the machine is running at these higher speeds. If apparel sewing threads were to be used for embroidery the lubricant can potentially migrate from the thread and stain the fabric. The lubricant used for embroidery threads is lower and more tightly controlled to allow high performance, outstanding quality, and to minimise the risk of stains.

Poliester Trilobal and Rayon continuous filament embroidery threads are now in widespread use all around the world.


Polyester threads, in particular, are now becoming more popular because of their ability to with­stand more demanding washing and dry cleaning performance standards. Polyester has advantages over Rayon in terms of superior dry and wet strength, Ketahanan Terhadap Abrasi and shade fastness / colour retention.

Coats provide an extensive, creative product range in embroidery and embellishment threads. Metallic sewing threads are a popular modern choice, especially suitable for decorative stitching on all kinds of denim wear and provides a brilliant appearance for special effects. Whether, glow in the dark, reflective or matt effect embroidery, it is your choice.

Karakteristik dari Berbagai Jenis Benang Bordir

Properti Benang Trilobal
Poliester Corespun Mercerised
Rating Kekuatan Tarik Luar Biasa Bagur Bagur Bagur
Kilau Luar Biasa Buruk Bagur Luar Biasa
Ketahanan Terhadap Abrasi Luar Biasa Bagur Buruk Buruk
Kualitas Warna terhadap Sinar Matahari Luar Biasa Luar Biasa Bagur Bagur
Kualitas Warna terhadap Pemutih Luar Biasa Bagur Bagur* Buruk*
Komentar Pilihan pertama untuk pakaian yang cenderung sering dicuci dengan pemutih dan untuk pakaian kerja yang dapat mengalami abrasi dan harus menggunakan metode pencucian pakaian secara reguler; Juga untuk alas kaki dan pakaian olah raga. Used when Kilau is not important. First choice for matt finish embroidery. Recommended for use on cotton where thread/fabric shrinkage compatibility is a factor and for applications where high Kilau is not required. First choice for garment dyed embroidery. Still a choice for some embroiderers in other markets because of the relationship they have with the thread supplier. Due to its Buruk Ketahanan Terhadap Abrasi and Kualitas Warna terhadap Pemutih, it should never be a first choice.

*Unless specifically dyed with dyestuffs which exhibit minimum colour loss or colour change when exposed to bleach.


Benang Bordir Manakah yang Terbaik??

Poliester Trilobal threads have significantly higher breaking strength as compared to Rayon and can be run at sewing speeds exceeding 800 Jahitan Per Minute (SPM). With Rayon threads, machine speeds cannot usually exceed 600 SPM. As a result trilobal polyester threads greatly enhance machine productivity.

Aplikasi / Efek Jenis Benang Properti Benang
Hard wearing applications
(e.g., workwear, footwear, rugged sportswear, denims, leather garments)
Poliester Trilobal High Ketahanan Terhadap Abrasi
Bagur all-around colour fastness properties
Pakaian dan emblem bordir anak-anak Poliester Trilobal Memberikan volume yang tinggi pada jahitan satin dan sedikit kesan 3D
Garmen pakaian kerja industri Poliester Trilobal Ketahanan yang lebih tinggi terhadap perubahan kimia
Bordir dengan kualitas kilau yang tinggi Poliester Trilobal
Rayon Viscose
High Kilau
Garmen katun dengan pewarnaan Benang katun mercerised
Rayon Viscose
Same dyestuffs can be used for dyeing Cotton and Rayon Viscose
Kompatibilitas penyusutan benang / kain untuk katun Benang katun mercerised Karakteristik kain yang serupa
All cotton soft furnishings products (e.g., bed linen, table coverings, etc.) Benang katun mercerised
Rayon Viscose
Ketahanan yang lebih tinggi terhadap panas
Lightweight fabric, sutra, kain crepe Rayon Viscose Kesan yang lembut, dan pola yang rapi
Finishing matt / pudar pada bordir Poliester- Corespun Poliester High Ketahanan Terhadap Abrasi
Bagur all-around colour fastness properties and matt appearance

The above table is to be used as a guide. In most cases, a garment manufacturer will be called upon to achieve a combination of objectives (e.g., sheen, strength, Ketahanan Terhadap Abrasi, etc.). In such cases, the appropriate thread which satisfies all the major criteria will have to be chosen.

Memilih Backing dan Bisban (Facing) yang Tepat Untuk Setiap Pekerjaan Bordir?


Hampir semua yang Anda bordir akan memerlukan backing dan bisban (facing) atau kombinasi keduanya.

  • Backing digunakan untuk membantu menguatkan kain seperti saat dijahit. Backings akan terus mempertahankan desain setelah dijahit.
  • Facing digunakan pada kain dengan sengkelit tinggi, seperti korduroi dan beberapa knits. Facing membantu memadatkan sengkelit sehingga jahitannya tidak lenyap di antara keduanya, menjaga agar sengkelit dan tangkai kain tidak menonjol melebihi disain.

Stabilitas kain garmen, kerapatan jahitan, warna, panjang jahitan, kecepatan jahitan, ukuran bordir dan kestabilan desain hanyalah beberapa variabel yang dapat mempengaruhi pemilihan backing.

Fabric stretch is probably the most important factor in selecting backings. The backing must be stable enough to prevent movement during the stitching process. A fabric's structure (weave of knit pattern) is apt to be a better indicator of stability than weight alone. Backings are available in different weights. Please check with a backing supplier to ensure you are making the right choice for the fabric being embroidered.

Jenis yang paling umum dari backing bordir adalah:

  • Cutaways backing - untuk kain yang licin
  • tear-aways backing - untuk kain yang stabil
  • Peel and Stick backing - untuk untuk kain yang sulit disekap
  • Hydrostick backing - untuk kain yang mengandung lycra, elastin, atau spandek

Apa yang Harus Saya Lakukan dalam Memperkirakan Kebutuhan Benang Bordir??


Benang Jarum

Pengujian menunjukkan bahwa rata-rata Anda dapat menggunakan sekitar 6,0 meter benang per 1.000 jahitan bordir. Rata-rata ini akan dipengaruhi oleh panjang jahitan, jarum dan tegangan gelendong dan ketebalan kain.

Benang Gelendong

An estimate of 2.3 metres of Benang Gelendong per 1,000 Jahitan is a Bagur starting point. This assumes that, like most embroiderers, you use undyed Benang Gelendongs. Benang Gelendong tensions are tighter than Benang Jarum tensions.

Bagaimana Cara Saya untuk Memperkirakan Jumlah Tusukan Jarum??

Estimating or guessing at potential stitch counts in digitised embroidery designs is just that - 'guessing'. It can be done and there are a few methods on how to estimate accurately, but there is no foolproof way of knowing prior to digitising how many Jahitan an embroidery will have.


  • You can purchase a plastic see-through grid with 1 " blocks. Place this grid over the artwork and count the number of 1" blocks that the grid covers. Then from a chart that accompanies the grid you can see how many Jahitan per 1" block. This method provides an estimate as it does not take into consideration the type of Jahitan being used within the design.
  • Or, you can multiply the length by the width of a design. Next multiply that number by 2. This is equal to the amount of 1,000 Jahitan. For example: 1 ½" (length) x 2" (width)= 3"; then 3 X 2 = 6. This particular design would have 6 - 1,000 Jahitan or 6,000 Jahitan.
  • Different stitch types will have different stitch counts. In general a square inch of a solid block of colour will have roughly 1,250 Jahitan of fill. A linear inch of a satin will have 200 Jahitan while a linear inch of running will have 50 Jahitan.
  • Lettering a standard block without serifs at¼" tall will have roughly 100 Jahitan per letter, while ½" lettering will be double. If the font is a serif type, there will be approximately 125 Jahitan per¼" letter and then 250 Jahitan for a ½" letter.

Bagan ini menentukan jumlah jahitan per huruf pada ketinggian huruf yang berbeda. Misalnya, satu huruf dengan tinggi 5mm memiliki sekitar 90 jahitan. Dua huruf dengan tinggi 5mm memiliki perkiraan gabungan total 180 jahitan.

Tinggi Jahitan
5mm 90 Jahitan
6mm 110 Jahitan
8mm 159 Jahitan
10mm 180 Jahitan
15mm 210 Jahitan
20mm 260 Jahitan
25mm 300 Jahitan

Jenis-Jenis Jahitan Bordir


There are only three types of Jahitan you need to consider in computerised embroidery:

  • Fill Stitch - Multiple lines of walking Jahitan that fill an entire area; blocks of coloured areas
  • Satin or Column Stitch - A series of zig zag Jahitan that form a letter, line or shape (1 mm - 7mm); such as most lettering or borders wider than 1 mm.
  • Running or Walking Stitch - A single, straight stitch that provides detail. Used for outlining small items and widths less than 1 mm or simply to walk from one part of the design to the other.

Daftar Periksa Bordir

What does it take to make a Bagur embroidery?
Berikut ini adalah daftar item yang perlu diperiksa sambil memastikan kualitas bordir Anda.

  • Fleksibilitas
    Angkat twist bordir dan gulung; lihat bagaimana hasilnya. Apakah lentur??
  • Pendaftaran
    Bordir harus sesuai dan benar-benar sejajar, tanpa celah antara batas.
  • Puckering (Kerutan)
    Puckering (Kerutan) in and around the design does not belong. The fabric should be smooth all around the embroidered area. Puckering (Kerutan) can be caused by a tight thread or fabric tension; too wide satin Jahitan; a dull needle; an unstable fabric (none or wrong choice of backing) and structural jamming.
  • Bagur Stitch Density
    Jahitan should be tight and hold together. ff there is a lot of show through between Jahitan or you can pull them with fingernail; they are too long and will degrade quickly when the garment is laundered.
  • machineMenyeimbangkan Kerapatan Jahitan

    Each thread has a unique linear density and has the ability to cover a piece of fabric in a different way. The same thread will cover different fabrics slightly differently, so if you are using the same digitised design on different fabrics, it is important to test the design on the particular fabrics.
    If the stitch density is too high you may experience thread breaks. If the stitch density is too low then 'gaps' and 'grins' will appear and the fabric colour shows through the embroidered area.
    Hal yang harus diingat:
    • Using a combination of underlay and cover stitching uses far less Jahitan than using cover stitching alone therefore always use underlay for large fill areas.
    • Using the correct stitch density will result in a significant saving of unnecessary Jahitan; an area sewn at a density of 0.55mm uses 20% less Jahitan than a density of 0.40mm.
    • Each fabric will have a slightly different ability to absorb Jahitan from a particular thread.
  • Tegangan Seimbang
    If there is Puckering (Kerutan) or pulling of the material around the design, look for proper tension (a balance of top thread and Benang Gelendong). Turn the garment over to see if there is a balance. You should see 1/3% white Jahitan in the centre and a balance of coloured Jahitan on both sides of the white Jahitan. Too much bobbin will also show on top of the design. If you do not see a balance, tensions are not set correctly.
  • Finishing yang benar
    Check to see if threads are all clipped and any topping material is removed from the design. Check the backing to see if it properly supports the embroidery, and the excess backing has been removed. Cutaway backings should be clipped at a uniform distance from the edge so as not to look hacked off and should not extend over a half inch or more from the embroidery.

Masalah-Masalah Umum pada Penjahitan Bordir; Penyebab yang Mungkin dan Solusinya

Masalah Penyebab Solusi
Benang putus, geser satu helai di atas mata jarum 1. Sisi berduri pada hook
2. Titik hook terlalu jauh dari jarum
3. Benang dimasukan ke dalam mesin dengan cara yang salah
4. Incorrect needle bar Tinggi
1. Ganti atau poles hook
2. Sesuaikan jarak
3. Masukkan kembali benang dengan benar
4. Adjust need bar Tinggi
Benang atas tertarik kembali ke pakaian sehingga benang menumpuk di bagian belakang 1. Tegangan terlalu kencang
2. Benang dimasukan ke dalam mesin dengan cara yang salah
3. Hook race kering
1. Sesuaikan tegangan
2. Masukkan kembali benang dengan benar
3. Lumasi race
Kerusakan parah pada benang 1. Timing benang tidak tepat
2. Incorrect needle bar Tinggi
3. Sisi berduri pada hook
4. Tegangan terlalu kencang
5. Jarum dipasang pada bar jarum dengan cara yang salah
1. Sesuaikan timing
2. Adjust needle bar Tinggi
3. Ganti atau poles hook
4. Sesuaikan tekanan
5. Pasang kembali jarum. Pastikan scarf jarum menghadap ke hook
Jahitan tidak mengikuti garis pola 1. Jarum bengkok
2. Hoop longgar dalam frame
1. Ganti jarum
2. Kencangkan hoop dalam frame
Papan frame keluar dari alignment ketika pola berjalan 1. Mesin berjalan terlalu cepat 1. Sesuaikan kecepatan mesin
((Apabila pola tidak diatur untuk melambat, gunakan komputer untuk mengubah kecepatan)..
Flat or hidden Jahitan 1. Tegangan terlalu kencang
2. Kain sisa atau tumpuk cenderung menutupi benang
1. Tegangan longgar
2. Use temporary transparent film topping material to make Jahitan stand up
Lubang jarum pada pakaian 1. Bahan longgar pada hoop
2. Bahan tipis
3. Too many Jahitan for point of cut
4. Jarum bergerigi
1. Buat bahan pada hoop menjadi kencang
2. Add tear-away backing (most applications) or cut-away backing (preferred for delicate fabrics, knits and sweaters)
3. Ubah pola untuk tampilan yang lebih baik
4. Replace needle (light/medium ball point)
Kesulitan dalam memasukkan benang ke dalam jarum 1. Mata jarum terlalu kecil 1. Gunakan jarum besar atau jarum bermata bulat)
Kesulutan dalam menggunakan benang metalik 1. Mata jarum terlalu kecil
2. Tegangan terlalu kencang
1. Gunakan jarum dengan mata besar
2. Longgarkan tekanan
3. Gunakan mesh sock di sekeliling benang pada cone
Benang terkepang 1. Tegangan atas terlalu kencang 1. Adjust for min. tension (trap twist and push back between top/middle tensions)
2. Gunakan mesh sock di sekeliling benang pada cone
Looping 1. Too many Jahitan in pattern
2. Bahan tenun yang rapat
1. Kurangi jumlah jahitan
2. Sesuaikan tegangan untuk konsistensi terbaik
Benang tercabut dari benang setelah tiras dirapikan 1. Lint in pegangan benang
2. Tegangan terlalu kencang
1. Bersihkan pegangan benang
2. Longgarkan tekanan
3. Sew at least three slow Jahitan after each trim to anchor thread

Rekomendasi Benang untuk Bordir

Merek Gambar Deskripsi
Coats Sylko is a Poliester Trilobal thread for machine embroidering.
Sylko RD is a Poliester Trilobal thread with passive flame retardant properties specially engineered for embroidery applications on nightwear.
Coats Sylko Matt adalah benang poliester corespun dengan tampilan matt yang menarik yang ideal untuk bordiran mesin
Coats Sylko Pearl memberikan efek mutiara yang indah pada aplikasi bordir.
Coats Sylko Metallic adalah benang komposit dengan teknik rancangan yang rumit untuk bordir mesin.
Due to its unique braid construction and attractive seam appearance Brio Metallic can be used for a wide variety of applications, including sewing decorative seams in severe sewing operations on jeans and leather Bagurs.
Karena kekuatannya yang tinggi dan heavy grist, Coats Epic Metallic sangat cocok untuk jahitan dekoratif pada semua jenis pakaian denim.
Coats Lucence adalah benang bordir dengan efek spesial yaitu 'Glow in the dark'.
Coats Lucence HD adalah benang bordir 'Glow in the dark' yang digunakan untuk alas kaki dan asesoris.
Coats Signal adalah benang jahit retro-reflektif berteknologi tinggi dan benang bordir untuk aplikasi "fashion"dalam menjahit pakaian.
Coats Signal HD adalah benang jahit retro reflektif dan bordir untuk alas kaki dan bordir aksesori serta aplikasi jahitan.

Please contact your local Sales Office to find out more about our embroidery thread options.