Coats

Menghemat air di seluruh operasi kami - mengurangi, menggunakan kembali, mendaur ulang

Air merupakan sumber daya yang penting.Kelangkaan air merupakan masalah yang mendesak di beberapa negara tertentu tempat kami beroperasi.Kelangkaan air mengancam ekosistem dan masyarakat, dan ini dapat menjadi risiko serius bagi perusahaan seperti kami yang bergantung pada air.Sebagai perusahaan manufaktur, kami memang bergantung pada air sebagai sumber daya dan kami sangat sadar untuk menggunakan air secara bertanggung jawab dan efisien.

Kami selalu mencari cara alternatif selain menggunakan air untuk membatasi dampak pada masyarakat setempat.Kami terus berupaya mengurangi konsumsi air serta mengembalikannya ke lingkungan alami setelah melakukan pengolahan yang sesuai.Kami juga mencoba mendaur ulang air yang kami suling agar dapat digunakan kembali dalam proses manufaktur, sehingga beban pada lingkungan dapat berkurang.

Secara keseluruhan, pada tahun 2017, kami menggunakan 7,9 juta meter kubik air untuk memproduksi produk Coats, yang turun 3% daripada tahun 2016.Ini setara dengan 112 liter per kilo produk berwarna pada tahun 2017, yang turun 5% dari tahun 2016.Selama beberapa tahun terakhir, kami sangat berfokus pada konsumsi air serta menganjurkan penggunaan sumber yang dapat digunakan kembali di seluruh operasi kami.

Air yang digunakan per unit produksi (liter per kg produk berwarna)

Chart

Proyek pengurangan air di Vietnam

Untuk membantu mengatasi masalah kelangkaan air, Coats bekerja keras untuk mengurangi konsumsi air di lokasi manufaktur kami.Proses pewarnaan membutuhkan banyak air.

Lokasi kami di Kota Ho Chi Minh terus-menerus mengurangi konsumsi air dalam tiga tahun terakhir.Pada tahun 2014, lokasi tersebut menggunakan 115 liter air per kilo benang yang diproduksi (l/kg), tetapi melalui pemantauan teliti dan investasi cerdas, angka tersebut turun menjadi 65 l/kg pada akhir tahun 2017.Pengurangan konsumsi air di lokasi ini secara keseluruhan mencapai 40%.

Lokasi ini kini berfokus pada pengurangan lebih lanjut dan telah berinvestasi pada beberapa meteran air untuk melacak dengan tepat di mana air digunakan, dan di mana penggunaan tidak efisien atau pemborosan mungkin terjadi. Penelitian proses berbasis nol di lokasi ini telah mengidentifikasi persyaratan minimum mutlak sebesar 23 l/kg dan targetnya adalah berupaya mencapai angka ini.

Instalasi pemulihan air serta instalasi Zero Liquid Discharge di India dan Sri Lanka

Selama beberapa tahun, kami telah memasang sistem daur ulang air di beberapa pabrik besar kami.Sistem ini mengharuskan penggunaan sistem osmosis terbalik (reverse osmosis/RO) untuk mencapai tingkat pemulihan air tinggi dari air buangan proses.Sebanyak 2 pabrik utama kami di India dan pabrik kami di Sri Lanka semuanya kini mencapai atau segera berhasil mendaur ulang lebih dari 90% air buangan pabrik tersebut.Di dua pabrik di India, di Faridabad dan Ambassamudrum, kami juga menerapkan Zero Liquid Discharge (ZLD) di mana air buangan yang tersisa dikeringkan untuk lebih memudahkan pembuangan residu. Sistem Faridabad mulai berjalan sejak awal tahun 2017 dan sistem Ambassamudrum dimulai pada akhir tahun 2017 serta akan sepenuhnya fungsional pada bulan April 2018.Di lokasi-lokasi ini, ZLD adalah persyaratan dari badan pengatur.

Sebagai hasil dari investasi ini, hampir 500 juta liter air didaur ulang di India dan Sri Lanka selama tahun 2017.

Kami bertekad untuk terus menggunakan dan melestarikan air secara efisien serta akan terus mencari lebih banyak cara untuk menghemat air ke depannya.