Coats

Colouring By Numbers

Contents

Pendahuluan
Apa Warna??
Sensasi Visual Warna
Contoh Grafis
Persepsi Warna
Spektrum Tampak
Rentang Warna yang Seragam
Alat Ukur Warna
Penentuan Perbedaan Warna
Penentuan Visual
Pengukuran Dengan Alat
Perangkat Coats Colour Capsure

Pendahuluan

Warna bukanlah sebuah benda konkrit, dan oleh karenanya setiap orang pun melihat warna secara berbeda. Pada umumnya, saat ditanyai warna sebuah benda, orang-orang akan memberi jawaban yang bersifat subjektif, misalnya ‘biru terang’, ‘ungu tua gelap’ atau ‘emas terang’, jawabannya berbeda-beda untuk setiap orang.

Seiring dengan kemajuan teknologi, spesifikasi warna pun telah menjadi sebuah ilmu pasti yang terdiri dari nomor-nomor untuk mewakili setiap warna. Hal ini dapat meningkatkan kesepahaman akan warna serta mempermudah proses pencocokan warna.

Buletin teknis ini akan memberi penjelasan akan sistem standar dalam menspesifikasi warna ke dalam nomor-nomor.

Apa Warna??

Jawabannya tidaklah sederhana sebab warna bukanlah sebuah benda konkrit. Warna adalah respon psikologis oleh seorang individual terhadap perbedaan panjang gelombang pancaran energi. Oleh sebab tersebut, warna dapat dimaknai sebagai tampilan sebuah benda yang berupa interpretasi sensasi-sensasi yang terdeteksi oleh mata.

Persepsi Warna

Mata manusia adalah organ yang sangat sensitif dan dipercaya bahwa kita dapat membedakan tujuh hingga sepuluh juta warna.

Namun:

  • Kita tidak memiliki memori warna yang tepat
  • Sekitar 1 dari 12 laki-laki memiliki masalah untuk melihat warna
  • Sekitar 1 dari 250 perempuan memiliki masalah untuk melihat warna
  • Persepsi warna berbeda untuk setiap orang
  • Otak mata juga ditipu oleh banyak faktor sekunder misalnya pencahayaan, warna latar belakang, pengobatan dan alkohol
  • Saat bekerja dengan warna kita harus menerima sejumlah batasan namun kami ingin mencoba menghilangkan faktor-faktor ini dengan cara membandingkan warna secara ketat.

Masalah pada Penglihatan Warna

Despite such high levels of Masalah pada Penglihatan Warna many people Cara kerja in positions which involve colour approval have never had their colour vision tested.

Tes Ishihara dan Dvorine dapat digunakan untuk menyaring penderita masalah pada penglihatan warna. Dalam kedua tes ini, orang diminta untuk mengidentifikasi sebuah angka yang terdiri dari titik-titik berwarna di tengah-tengah latar belakang titik-titik berwarna lain untuk membingungkan orang dengan masalah pada penglihatan warna.

Pada bagian ini kita akan memeriksa sejumlah faktor yang dapat menipu otak mata dalam penentuan warna.

Sinar matahari

Natural Sinar matahari, which is usually the preferred light source for colour evaluation, varies considerably with:

  • Jamnya
  • Musimnya
  • Garis lintangnya
  • Cuacanya

Artificial Sinar matahari created in a light box is known as D65.

Gambar di bawah ini memperlihatkan bagaimana latar belakang dan warna benda di depannya dapat mempengaruhi persepsi kita akan warna.

Latar Belakang

The green rectangles are exactly the same colour. It is the influence of the yellow and blue Latar Belakang which makes them appear different. The eye takes the opposite of the colour of the Latar Belakang and adds it to the object thereby affecting the colour being viewed.

Warna Benda di Depan Latar Belakang

Persegi kecil berwarna abu-abu tersebut tampak berbeda dengan persegi di atasnya yang tampak lebih gelap. Namun sebenarnya warna kedua persegi tersebut benar-benar sama. Warna lain di sekitar persegilah yang mempengaruhi kita untuk berpikir bahwa persegi sebelah atas tampak lebih gelap.

Orientasi

Changing the direction of some samples can change the colour appearance. The Orientasi of the sample can also affect colour measurement. It is therefore important when comparing two samples they are viewed or measured in the same Orientasi.

Kepekatan

Variations in Kepekatan particularly in a fabric sample can have a major effect on the appearance and on the measurement of colour especially with lightweight materials in pale shades. Ideally all fabrics should be folded until they appear opaque.

Jika Anda melihat gambar non-animasi berikut ini, mata Anda akan melihatnya seolah-olah bergerak. Coba fokuskan pandangan pada sebuah titik selama beberapa detik dan semuanya pun akan berhenti bergerak-gerak. Atau pandanglah bagian tengah yang berwarna hitam di setiap lingkaran dan semuanya pun berhenti bergerak-gerak. Namun sekali Anda mengalihkan pandangan ke bagian tengah lainnya, bagian tengah yang sebelumnya Anda lihat pun kembali bergerak-gerak... aneh sekali!

Coba dan hitunglah titik-titik hitam pada gambar berikut ini!

Sensasi Visual Warna

Terdapat banyak cara dalam menentukan warna dengan menggunakan sistem rentang tiga-dimensi. Dalam cara ini, sensasi visual menerjemahkan tampak warna berdasarkan rona warna, kroma dan derajat terang.

Hue is how we usually perceive an object’s colour and is the attribute of visual sensation which gives rise to colour names - violet, blue, green, orange, red, purple, etc.

Chroma (saturation or purity) is used in visual sensation to assess the proportion of chromatically pure colour (monochromatic). Chroma describes the vividness or dullness of a colour. It indicates how close the colour is either to grey or to the pure colour. It is independent of hue.

Lightness describes the extent by which the object being viewed appears to transmit or reflect a greater or lesser amount of light. Colours can be classified as lighter or darker when their values are compared. For example, when placing a tomato and a radish side by side, the red of the tomato appears to be much lighter in contrast to the radish which has a darker red value.

Contoh Grafis

Hue is represented by a circle called colour circle shown in the image.

Chroma changes on the horizontal plane, where the colours in the centre are grey (dull) and become more saturated (vivid) as they move towards the right.

Lightness is represented on the vertical axis. Each colour can be characterised by these three values, hue, chroma and lightness, which describes a unique colour, and in this way we are able to create a three dimensional system for the representation of colour.

Spektrum Tampak

Spektrum Tampak is the portion of the electromagnetic spectrum that is visible to (can be detected by) the human eye. The spectrum does not, however, contain all the colours that the human eyes and brain can distinguish. Unsaturated colours such as pink and purple colours such as magenta are absent, for example, because they can only be made by a mix of multiple wavelengths. The colours and their range of wavelengths are shown in the diagram. Colour is a function of wavelength of light.

Rentang Warna yang Seragam

Seluruh rentang warna termasuk dalam sebuah wadah rentang. Rentang warna merupakan urutan geometris warna dalam rentang sensasi visual. Sebuah model rentang warna ini mampu mengilustrasikan warna ke dalam nomor-nomor, dan oleh karenanya dapat menjadi kriteria pengelompokan yang objektif.

Two examples of 3-dimensional colour space models defined by C.I.E. (Commission Internationale de l'Eclairage) are explained here:

1. Sistem CIELAB

2. Sistem CIELCH

Sistem CIELAB

The CIE L*a*b* colour space is the most widely used method for measuring and ordering object colour. L*a*b* colour is closely designed to approximate human vision. 

Sistem ini memperlihatkan semua warna yang dapat ditangkap oleh mata manusia. Sistem ini telah digunakan secara luas di seluruh dunia oleh berbagai pihak yang bertugs mengontrol warna kain, tinta, cat, plastik, kertas, bahan cetakan dan lain-lainnya.

In the CIE L*a*b* colour space, the 3-dimensional colour co-ordinates are:

  • L* - the lightness co-ordinate (L* = 0 yields black and 
    L* = 100 indicates white)
  • a* - the red/green co-ordinate with +a* indicating red and - a* indicating green
  • b* - the yellow/blue co-ordinate, with +b* indicating yellow and -b* indicating blue

Sistem CIELCH

In this method, L* co-ordinates are the same as in CIE L*a*b*, while the C* and h* co-ordinates are computed from the a* and b* co-ordinates. 

Warna yang sama masih berada pada lokasi yang sama dalam rentang warna, namun CIELAB dan CIELCH adalah dua cara berbeda untuk mejelaskan posisi tersebut.

CIE L*C*h* colour space is three dimensional, with colours located using cylindrical co-ordinates as follows:

  • L*L* - koordinat derajat terang
  • C*C* - koordinat chroma, jarak tegak lurus dari poros derajat terang
  • h* -the hue angle, expressed in degrees, with 0° being a location on +a* axis, continuing to 90° for the +b* axis, 180° for -a*, 270° for -b* and back to 360° = 0°

Penentuan Perbedaan Warna

Menemukan cara yang tepat dalam menentuan perbedaan warna sangatlah penting. Penentuan warna yang salah dapat berakibat pada kegagalan, yang berarti hilangnya waktu dan uang.

Terdapat dua cara dalam menentukan warna:

1. Penentuan Visual

2. Pengukuran Dengan Alat

Penentuan Visual

In Penentuan Visual viewing conditions are extremely important if the right judgements are to be made. The following points should be taken into consideration while visually assessing colour:

  • The level of illumination must be sufficient to produce cone (photopic) vision
  • Iluminasi haruslah menjadi simulasi yang baik dari salah satu iluminan standar CIE
  • The nature of the Latar Belakang against which the sample is viewed must be controlled; the Latar Belakang should be a neutral grey colour such as Munsell N5 or N7
  • The field of view should be controlled. If the panels are of different size or shape, then a mask should be cut from thin grey card and placed over the panels so that equal areas of the two panel are in view
  • Kedua panel tersebut harus diletakkan secara berdampingan tanpa celah
  • Selalu posisikan standar di sisi yang sama pada kedua panel, biasanya di samping kiri
  • Beri waktu agar mata menjadi terbiasa dengan iluminasi ambien pada kabinet pencahayaan sebelum mengamati panel warna yang berbeda
  • Jika panel kromatik tingkat tinggi telah diamati, beri waktu beberapa menit pada mata agar dapat beradaptasi ke warna netral sebelum mengamati pasangan panel berikutnya

Alat Ukur Warna

Dua macam alat dapat digunakan untuk mengukur warna:

  • Kolorimeter Tristimulus
  • Spektrofotometer

Kolorimeter Tristimulus

Cara menggunakan

Kolorimeter Tristimulus supply numerical data representing absolute value, and colour difference between a reference sample and a sample to be tested. They are used mainly in quality control, to determine conformity to standards compatibility with specified tolerances.

Cara kerja

Cahaya disorotkan pada objek benda kemudian sebagian cahaya yang dipantulkan dikumpulkan, dianalisa dan didata.

Kelebihan

  • Waktu pengukuran pendek
  • Mudah digunakan
  • Biaya relatif rendah

Spektrofotometer

Cara menggunakan

Spektrofotometer are at the centre of any modern colour formulation, colour production or colour quality control system.

They are designed specifically for the measurement of coloured material. They measure the photometric characteristics of the material in Spektrum Tampak and produce spectral graphs of the samples.

Alat ini juga dapat menentukan tampak luar sampel di bawah iluminan yang minim dan oleh karenanya dapat mengukur metamerisme.

Cara kerja

Light is shone onto the object and part of the reflected light is collected, analysed and intensity recorded. However, in reflectance Spektrofotometer, the intensity of the reflected light is measured at a series of discrete wavelengths spaced at 5, 10 or 20 nm throughout Spektrum Tampak (usually 380 to 730 nm or 400 to 700 nm).

Kelebihan

  • Tingkat ketepatan tinggi
  • Berbagai parameter dapat diukur pada waktu yang sama

Pengukuran Dengan Alat

Spektrofotometer dapat mengukur nilai pantulan standar sekaligus juga kelompok benda apa pun. Nilai-nilai ini dapat diubah menjadi nilai perbedaan warna dengan menggunakan rumus matematika CIELAB dan CMC.

Using the Sistem CIELAB

In the Sistem CIELAB, the total colour difference Delta E combines the difference of three variables L, a and b or L, c and h. The parameter Delta E represents colour difference. Delta E is found using the differences in all other dimensions to calculate a single number. The term Delta E is derived from the German word for sensation, Empfindung. Delta E therefore literally means difference in sensation.

The primary limitation on the use of CIE L*a*b* is the non-uniformity of the colour space. This leads to problems with the colour’s acceptability. Different numerical tolerances must be applied to different standard colours depending upon their location in the colour space.

Rumus CMC

The industries in which colour difference formulas are used a great deal, either to evaluate tolerances or to automate conformity testing (in the textile industry in particular) and which traditionally use the CIELAB space, have reached the conclusion that the CIELAB differences sometime lead to errors. A scientist at Coats – Dr. Roderick McDonald developed the JPC equation in 1979, which was later adopted by Colour Measurement Committee of Society of Dyers and colourists and which led to Rumus CMC. The CMC (2:1) equation is used in the textile industry for instrumental colour assessment. In this equation corrections are made for lightness, chroma and hue differences.

Perangkat Coats Colour Capsure

At Coats we know the importance of measuring colour accurately and the need to provide thread and zips samples quickly. Coats Colour Capsure is a handy portable colour measuring device to complement the spectrophotometer which is normally kept for use in a laboratory.

1. Alat portabel Capsure dilengkapi dengan kartu warna standar, tingkat gradasi serta referensi warna lainnya dari Coats

2. It helps control variables in the colour selection process, such as lighting conditions, viewing angles, atmospheric conditions, Latar Belakang effect and the perception of the human eye

Features and Benefits:

  • Presisi, ketepatan dan kecepatan dalam proses pencocokan warna
  • Meningkatnya efisiensi: membantu proses mendapatkan warna yang cocok secara langsung sehingga dapat menghemat waktu dan sumber daya
  • Pengolahan limbah dan penghematan waktu
  • Akses terhadap berbagai skema warna seperti misalnya kartu warna standar, tingkat gradasi dan panduan referensi warna lainnya dari Coats
  • Tingkat keberhasilan yang lebih tinggi
  • Adanya ruang lingkup untuk menyimpan rentang warna pilihan pelanggan sendiri
  • Meminimalkan stok yang tak dibutuhkan

Please visit www.coatscolourexpress.com or contact your local Sales Office to find out more about Perangkat Coats Colour Capsure.